Download Contoh Materi Khutbah Jumat 2019

Khutbah Jumat Singkat Terbaru 2019 – Salah satu Kewajiban pokok seorang khatib, imam masjid, ustadz, bahkan seluruh pemeluk Islam, adalah menyeru manusia untuk kembali berpedoman kepada dua pusaka tertinggi, yaitu: Hadis dan Al-Qur’an.

Menyadari Pentingnya seruan tersebut, diperlukan sebuah susunan teks maupun naskah tersistematis untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki pola pikir, kecerdasan dan tingkah laku yang tidak melenceng dari tuntunan syariat Islam.

Download Contoh Materi Khutbah Jumat

Kita banyak terbantu dengan hadirnya beberapa buku-buku islam yang disusun secara tematik, bahkan di tengah-tengah kita tardapat banyak buku yang berisi kumpulan khutbah jumat. Buku-buku ini, bisa menjadi alternatif tercepat dalam penyusunan naskah ceramah maupun khutbah.

Selain kelengkapan materi khutbah, diperlukan juga persiapan mental, hingga wawasan seputar pelaksanaan sholat jumat. Materi yang bagus tidak serta merta menjadikan proses khutbah akan berlangsung dengan lancar, bisa saja seorang khatib akan lalai terhadap rukun-rukun khutbah yang semestinya menjadi rangkaian sholat Jumat.

Jika wawasan seputar sholat jumat sudah kita pahami, lalu kesiapan mental telah kita persiapkan dengan bijak, tentu materi yang matang merupakan kunci dalam menyampaikan khutbah jumat. Berikut kami lampirkan beberapa contoh Khutbah jumat Pilihan yang telah kami kumpulkan.

Download Contoh Naskah Khutbah Jumat Pilihan File DOC (Ms. Word)


Berhubung karena file-file di bawah ini telah berbentuk buku, maka kami sarankan untk membelinya di toko terdekat. Materi Khutbah ini kami kumpulkan dari beberapa situs yang bertemakan sama.
  1. Sudah Terujikah Iman Kita
  2. Beriman Kepada Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Sallam
  3. Hamba Allah Dan Ummat Nabi Muhammad SAW
  4. Bahaya Syirik Dan Keutamaan Tauhid
  5. Syahadat Muhammad Rasulullah, Makna Dan Konsekwensinya
  6. Dosa Seputar Mayyit Dan Kuburan
  7. Peristiwa Hari Akhir
  8. Antara Sunnah, Bidah Dan Taklid
  9. Menghadapi Kenakalan Anak Dalam Rumahtangga
  10. Mengemis Bukan Tradisi Islam
  11. Perjuangan Menuju Masyarakat Tauhid
  12. Seorang Teman, Peranan Dan Dampaknya Bagi Seseorang
  13. Kondisi Kaum Muslimin Pada Masa Kini
  14. Ilmu, Simbol Kejayaan Umat
  15. Istighfar Dan Taubat Adalah Kunci Rizki Dan keberkahan dari Allah Ta’ala
  16. Kewajiban Kita Berpartisipasi Dalam Dakwah Ilallah
  17. Islam; Kenikmatan yang Agung Dan Sempurna
  18. Islam Agama Yang Benar
  19. Generasi meninggalkan Shalat & Mengikuti Syahwat
  20. Shalat Sebagai Kewajiban Orang Muslim
  21. Jihad Adalah Jalan Yang Selamat
  22. Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua
  23. Nilai Kepemimpinan Lelaki dan Kepatuhan Wanita
  24. Selamatkanlah Kaum Wanita
  25. Menjaga Diri Dan Keluarga dari Api Neraka
  26. Maksiat Penduduk Negeri
  27. Dengan Takwa Kita Gapai Masadepan Yang Gemilang Serta Kehidupan Yang Hakiki
  28. Membuka Pintu Rizki Yang Barakah
  29. Hubungan Antara Dosa Dan Bencana
  30. Ayat Yang paling Ditakuti Oleh Ulama
  31. Mensyukuri Nikmat Allah Ta’ala
  32. Akibat Memakan Harta Riba
  33. Mengukir Prestasi Dihadapan Ilahi
  34. Cinta Dan Benci Karena Allah
  35. Potret Haji Kita, Antara Cita-Cita Dan Fakta
Sumber: https://www.tongkronganislami.net/khutbah-jumat-singkat-terbaru/

11 Renungan Ketika Musibah Datang

Musibah bukanlah akhir dari kebahagiaan kita. Namun, kita bisa menjadikan musibah sebagai bahan renungan dalam mengarungi kehidupan yang lebih baik. Maka, mari kita renungkan, musibah tak akan selamanya menimpa, kita harus sabar dan mengharap pahala dari Allah sebagai bagian dari kekuatan iman.

kebakaran rumah, gedung kebakaran

Bagi kita yang sedang mendapat musibah, barangkali 11 renungan ini bisa membuat hati kita lebih tenang. Sebab, di tiap musibah, pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya.
  1. Renungkanlah bahwa manusia dan hartanya semuanya milik Allah, semuanya hanya titipan untuk kita.
  2. Setiap orang akan kembali pada Allah dan akan meninggalkan dunia.
  3. Allah akan memberi yang sesuai kebutuhan kita dan akan mengganti yang lebih baik bagi sesuatu yang telah hilang.
  4. Ingatlah bahwa mengeluh dan meratapi hanya menambah derita, bukan malah menghilangkan musibah.
  5. Jika mau bersabar dan yakin semuanya kembali pada Allah, maka itu lebih besar pahalanya dibanding dengan tidak sabar.
  6. Berkeluh kesah hanya membuat musuh kita senang dan membuat Allah murka.
  7. Sabar dan mengharap pahala itu lebih besar ganjarannya daripada mengharap yang telah hilang itu kembali.
  8. Jika kita ridho terhadap datangnya musibah, Allah pun senang dengan sikap kita. Sebaliknya jika kita benci, maka Allah pun akan murka.
  9. Ketahuilah bahawa Allah yang menurunkan musibah Maha Adil dengan hikmah yang ia beri, Penuh Rahmat dengan kasih sayang yang dia beri. Allah tidak memberikan ujian untuk membinasakan hambanya, justru untuk menguji seberapa kuat imannya.
  10. Musibah itu datang untuk menhindarkan diri kita dari penyakit jelek yaitu ujub dan sombong.
  11. Ingatlah bahwa lebih baik merasakan pahit di dunia namun dapat merasakan lezatnya kehidupan nanti di akhirat.
Dirumuskan dari penjelasan Ibnul Qayyim dalam kitab Zaadul Ma'ad, penjelasan mengenai petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika merawat musibah.

Sumber

Download Ceramah Ustadz Abdul Somad MP3 Terbaru

Download MP3 Ceramah Ustadz Abdul Somad - Kumpulan ceramah ustadz Abdul Somad dengan berbagai macam pembahasan, terutama tentang tiga perkara yang harus dijaga agar selamat dunia akhirat. Karena bagaimanapun kita sebagai manusia pasti menginginkan keselamatan tersebut. Apalagi jika umur kita sudah semakin tua, tentunya membuat kita semakin berpikir untuk terus beribadah selagi masih hidup.

download ceramah mp3 ustadz abdul somad

Maka, ceramah berikut ini dapat mengingatkan kita untuk terus menjaga perilaku dan akhlak, agar perbuatan kita tak membuat terjerembab ke dalam lubang kehinaan. Yuk, silakan download ceramahnya di bawah ini. Tinggal klik saja judulnya otomatis bisa langsung muncul.
Ceramah ustadz abdul somad lainnya dapat kamu temukan di sini. Silakan bagikan agar yang lain dapat merasakan kenyamanan hati pula.

√ Download 100+ MP3 Ceramah Ustadz Abdul Somad 2019 Lengkap

Download Ceramah Ustadz Abdul Somad 2019 Lengkap - Ustadz Abdul Somad, Lc. merupakan seorang ulama / kyai / guru kharismatik yang cukup baik dalam penyampaian materi dan pemaparan ilmu dalam tiap ceramahnya. Gaya bahasanya ringan, tak terkesan menggurui, namun tetap easy listening (mudah dicerna) oleh tiap kalangan. Tak heran ketika sedang ceramah, jamaahnya selalu membludak dan penuh.

Ceramah Ustadz Abdul Somad

Ceramah Ustadz Abdul Somad ini sudah ribuan tempat di datangi dan di sambangi. Maka dari itu, agar ceramahnya tidak hilang begitu saja, kami sediakan format suara/mp3 yang bisa Anda download sesuka hati. Jadi bisa Anda dengarkan saat sedang mengendarai mobil, naik pesawat, dalam perjalanan, di rumah, atau di mana saja.
Silakan klik link aktif di bawah ini untuk langsung menyimpan ceramah ustadz Abdul Somad yang sudah kami sediakan khusus buat Anda semua.

Download Ceramah Ustadz Abdul Somad 2018 Lengkap

  1. Hadits Arbain An Nawawi (Agama Adalah Nasehat ; Hadits ke-7)
  2. Hadits Arbain ke-8 - Memerangi Manusia Ingkar
  3. Hongkong - Live via Skype
  4. Jejak Dakwah Rasulullah (Masjid Jabal Rahmah Padang)
  5. Kuliah Subuh (Universitas Putra Indonesia UPI-Padang)
  6. Maulid Nabi Muhammad ﷺ, dihadiri Raja Bali Dr. Ida Cokorda Pemecutan XI
  7. Membentuk Insan Beretika & Religius (Univ. Malahayati)
  8. Menyoal LGBT (Masjid Al-Munawarah Gobah)
  9. Penyucian Hati Penyucian Jiwa #2 (Masjid Tuanku Mizan Zainal)
  10. Semangat Persatuan (Masjid Al Ikhlas Pondok Gede)
  11. Tabligh Akbar (Lapangan Merdeka Langsa)
  12. Tabligh Akbar (Masjid Baiturrahmah Denpasar)
  13. Tabligh Akbar (Masjid Raya Pasa Gadang Padang)
  14. Tabligh Akbar (Masjid Raya Sumatera Barat-Padang)
  15. Tanya Jawab (Masjid Al Ikhlas Pondok Gede)
  16. Tanya Jawab (Masjid Al Munawarah)
  17. Tanya Jawab (Masjid Baiturrahmah Denpasar)
  18. Tanya Jawab (Masjid Raya Senapelan)
  19. Tanya Jawab (Masjid Raya Senapelan)
  20. Tanya Jawab (Masjid Tuanku Mizan Zainal)
  21. Tanya Jawab (Masjid Raya Senapelan)
  22. Tanya Jawab (Masjid Jami- Kuala Lumpur)
  23. Tanya Jawab (King Motor Club Riau & Seniman)
  24. Sejarah Hidup Rasulullah SAW - Lengkap Dari Lahir Hingga Wafat
  25. Penyucian Hati Penyucian Jiwa #1 (Masjid Tuanku Mizan Zainal)
  26. PALESTINA (Kuliah Subuh, Bandar Lampung)
  27. Orang yang Paling Bahagia (Masjid Al Ghufran TTDI KL)
  28. Melaksanakan Perintah Sesuai Kemampuan (Hadits Arbain ke-9)
  29. Hidup adalah Perjalanan (King Motor Club Riau & Seniman)
  30. BALI (Masjid An-Nur Denpasar)
  31. Aqidah Ahlussunnah Waljama-ah (Masjid Jami- Kuala Lumpur)
  32. Lembaga Pendidikan Pertama Pembentuk Manusia #1
  33. Lembaga Pendidikan Pertama Pembentuk Manusia #2
  34. Merdeka dari Takut Selain Allah
  35. Berguru, Belajar, Istiqamah dan Jalin Komunitas
  36. IPTEK & Seni dalam Islam (UPP-ROHUL)
  37. Tanya Jawab (UPP-ROHUL)
  38. Ketika Roh & Jasad Berpisah
  39. Ketika Roh dan Jasad Bertemu
  40. Krisis Kita Hari Ini (Khutbah Jum-at)
  41. Menjalin Ukhuwah (Pasir Pangaraian - Rokan Hulu)
  42. Tanya Jawab #1 (Masjid Al Madjid-ROHUL)
  43. Tanya Jawab #2 (Masjid Al Madjid-ROHUL)
  44. Telah Berlakunya 4 Tanda Kiamat #1
  45. Telah Berlakunya 4 Tanda Kiamat #2
  46. Allah Hanya Sayang pada Hati yang Penyayang
  47. Cara Nabi Ibrahim Mendidik Anak
  48. Dakwah Tanggung Jawab Ummat
  49. Indahnya Hidup di bawah Naungan Syariat Islam
  50. Menjaga Ahlus Sunnah Wal Jama-ah di Nusantara (1)
  51. Menjaga Ahlus Sunnah Wal Jama-ah di Nusantara (2)
  52. Menjemput Ampunan (Khutbah Idul Adha 1438 H Perawang)
  53. Nikmat Kemerdekaan
  54. Pentingnya Sanad dalam Beragama
  55. Tanya Jawab (Masjid Al Khoir Batam)
  56. Tanya Jawab (Masjid Raya Bukit Baruga Makassar)
  57. Tanya Jawab Syarah Hadits
  58. Bersatu dengan Kembali ke Alqur-an Auditorium Universitas
  59. Tanya Jawab (Kutacane-Aceh)
  60. Tanya Jawab Syarah Hadits (27.5.2017)
  61. Tanya Jawab Syarah Hadits (17.6.2017)
  62. Tanya Jawab Syarah Hadits (15.7.2017)
  63. Tanya Jawab Syarah Hadits (10.6.2017)
  64. Tanya Jawab Syarah Hadits (3.6.2017)
  65. Tanya Jawab Syarah Hadits (1.7.2017)
  66. Tanya Jawab (Masjid Nurul Islam)
  67. Tanya Jawab (Masjid Al-Asy-ari)
  68. Tanya Jawab (Masjid Al Muhajirin)
  69. Mengapa Allah Sisakan Kaum Yahudi
  70. 3 Golongan yang Shalatnya Tidak Diangkat Allah
  71. 7 Ciri Kelompok Ummat Nabi Muhammad
  72. Bid'ah & Maulid Nabi (1)
  73. Bid'ah & Maulid Nabi (2)
  74. Membongkar Kesesatan Syiah (Dari Kitab Mereka)
  75. 10 Keutamaan Perempuan
  76. Bersedekahlah
  77. Fiqih Seputar Imam dan Ma'mum #A
  78. Fiqih Seputar Imam dan Ma'mum #2
  79. Sejarah Salafus Shaleh
  80. Sempurna Iman dengan 4 Syarat
  81. Kisah & Hikmah Isra Mi'raj
  82. 4 Hal yang Lebih Berharga Daripada Dunia
  83. Fiqih Shalat Lengkap
  84. Hati-hati, Umat Islam Masuk ke Lubang Biawak 
  85. Istiqomah Hingga Husnul Khotimah (1)
  86. Istiqomah Hingga Husnul Khotimah (2) 
  87. Memahami Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (1)
  88. Memahami Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (2)
  89. Syarat Maksiat 
  90. Syiah & LGBT
  91. Ulama Suu (Ulama yang Jahat)
  92. Polisi Tak Berhenti Tertawa Saat Mendengarkan Ceramah Ustadz Abdul Somad
  93. Ceramah Ustad Abdul Somad Dalam Rangka Menyambut Tahun Baru Islam - Paling Lucu dan Kocak
  94. Ceramah Ustadz Abdul Somad LC MA - Kocak Seputar Kehidupan
  95. 6 yang Dilakukan di Akhir Zaman - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA (Kuala Lumpur)
  96. 7 Ciri Kelompok Ummat Nabi Muhammad (14.1.2017) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  97. 7 Persiapan Menjelang Ramadhan Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  98. Amal di Penghujung Ramadhan & Syawal - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  99. Apa yang akan Engkau Bawa Menghadap Allah - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  100. Brainwash (Cuci Otak) #1 - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  101. Kisah & Hikmah Isra Miraj Rasulullah SAW - Ust. Abdul Somad, Lc. MA
  102. Kupas Tuntas Seputar Dzikir (1) Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  103. Makna Qur an Surah Yasin - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  104. Makna dibalik Ibadah Sholat - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  105. Sejarah Hidup Nabi Muhammad (1) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  106. Sejarah Hidup Nabi Muhammad (2) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  107. Sejarah Salafus Shaleh (Oleh-Oleh dari Maroko) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  108. Shalat Sunnah Sehari-hari [Kajian Hadits] - Ustadz Abdul Somad, Lc. M
  109. Tanya Jawab (Masjid Asy Syakirin) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  110. Tanya Jawab (Masjid Jami atuzzahidin) #3 - Ustadz Abdul Soomad, Lc. MA
  111. Tanya Jawab (Masjid Mutmainah) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  112. Tanya Jawab Syarah Hadits (10.6.2017) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  113. Tanya Jawab Syarah Hadits (29.4.2017) - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  114. Tentang Kematian; Ia Istirahat dan Orang Lain Istirahat Olehnya - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  115. [Dauroh Pra-Nikah] Pernikahan Dalam Islam Ustadz Abdul Somad, Lc. MA
  116. D-FM-Brainwash (Cuci Otak) 1 - Ustadz Abdul Somad, Lc. MA

Semoga apa yang kita dengarkan bermanfaat dan Ustadz Abdul Somad diberikan kesehatan serta umur yang berkah agar terus menebar ilmu bagi kita yang masih belajar ke arah yang lebih baik. Terima kasih telah berkunjung untuk mendownload ceramah ustadz Abdul Somad di blog ini. Silakan share jika bermanfaat.

Download ceramah ustadz abdul somad tentang tema lainnya, sialakan klik >> disini.

Sumber dari https://m-murjani.blogspot.co.id/2017/05/download-kumpulan-mp3-ceramah-ust-abdul.html dan http://darul-pikri.blogspot.co.id/2017/10/download-ceramah-ustadz-abdul-somad-mp3.html

Jika Ada yang Berwudhu, Dialah Orang yang Kentut


Sungguh Rasulullah adalah suri teladan yang baik. Kita sebagai umatnya harus mampu menirunya. Dalam kisah-kisah tentangnya, kita boleh mengetahui Rasulullah mencontohkan bagaimana menyelesaikan sebuah urusan mulai dari hal rumit sehingga hal remeh.

Ada kisah menarik yang berlaku semasa Rasul sedang berkumpul dengan sahabat di masjid. Pada masa itu, terciumlah bau tidak sedap. Bau kentut. Semua sahabat mulai tidak selesa dengan bau itu. Lalu seseorang di antara mereka berdiri dan menyuruh dia yang kentut agar berdiri.

"Barang siapa yang kentut, berdirilah," ujar salah seorang sahabat.

Semua hening. Tidak ada seorang pun yang berdiri. Mungkin orang yang kentut tersebut merasa malu. Hingga tiba waktu Isya, tak ada seorang pun yang berdiri dan mengaku dirinya yang kentut.

"Jika ada orang yang berdiri lalu berwudhu, pastilah ia orangnya. Orang itulah yang kentut, "ujar salah seorang sahabat.

Semuanya diam. Tak ada yang beranjak dari tempat duduknya untuk berwudhu. Lalu Bilal berdiri untuk mengumandangkan azan.

Melihat keadaan itu, Rasulullah mengerti orang yang kentut tadi merasa malu jika berwudhu seorang diri.

"Tunggu dulu, saya belum batal, tapi saya hendak berwudhu lagi."

Semua sahabat mengikuti Rasul untuk berwudhu. Dengan begitu, tidak diketahui siapa orang yang menyebabkan kekecohan akibat bau tak sedap itu. Itulah cara Rasulullah menutup aib seseorang. Begitu tinggi dan mulianya akhlak Rasulullah.

Sumber: Muslimahzoneseecara.blogspot.com

Dibanding di Akhirat, Manusia Hidup di Dunia Hanya 1 Setengah Jam, Begini Penjelasannya

Masa hidup di dunia memang begitu singkat, terlebih jika dibandingkan dengan masa hidup di akhirat. Setiap mahluk bernyawa pasti akan berakhir atau mati. Itulah mengapa kita diperintahkan beramal dan berbuat baik sebagai bekal menuju kehidupan akhirat yang kekal.

Kehidupan dunia memang cukup singkat, terlebih jika dibandingkan dengan masa di akhirat. Akan terasa sangat pendek. Konon katanya, satu hari di akhirat itu sama dengan seribu tahun masa di dunia.

loncat jauh

Sehingga, apabila hidup manusia dirata-ratakan kisaran usia 63 tahun layaknya Nabi Muhammad SAW, maka boleh disimpulkan bahwa masa hidup di dunia ini hanya 1.5 jam masa akhirat.

Di dalam Al-Quran dijelaskan jika satu hari di akhirat, sama dengan seribu tahun kehidupan di dunia. Tidak boleh dipercayai? Susahkah diterima logika? Lagi-lagi, hal ini sangat mudah diterima logika seorang muslim.

Karena semuanya berawal dari Al-Quran, yaitu kalam yang disampaikan langsung oleh Sang Pencipta alam semesta, Allah SWT. Bagaimana kita akan menolaknya? Sedangkan Dia, Yang Maha Tahu segala-galanya. Hal ini dituliskan dalam Al-Quran, Allah Ta'ala berfirman:

"Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu," (QS. Al Hajj: 47)

Juga dalam surat As-Sajadah ayat 5 yang bermakna: "(Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu," (QS As-Sajadah : 5)

Jika demikian, maka menurut perhitungan matematika apabila 24 jam sama dengan 1000 tahun, 3 jam di akhirat sama dengan 125 tahun dan 1,5 jam di akhirat sama dengan 62,5 tahun di dunia. Apabila umur manusia rata-rata 60-70 maka hidup manusia tersebut hanya 1,5 jam saja.

Masya Allah sekali ternyata. Maka sudah sepatutnya kita terus berbuat baik untuk menambah amal dan pahala sebagai bekal kehidupan di akhirat nanti.

Sumber: dream.co.id

Jika Diharamkan, Untuk Apa Babi Diciptakan?

Jika Diharamkan, Untuk Apa Babi Diciptakan?

Salah satu soalan "kritikal" yang diajukan oleh para mubaligh adalah "Mengapa babi dicipta jika ia haram? Untuk apa diciptakan jika tidak ada kemanfaatan? "

Al Quran dengan tegas menyatakan haramnya daging babi. Bahkan, pengharaman babi disebutkan empat kali. Yakni di Surat Al Baqarah ayat 173, Surat Al Maidah ayat 3, surat Al An'am ayat 145 dan surat An-Nahl ayat 115.

Dengan hal semacam ini, terdapat 10 fakta ilmiah yang menjelaskan hikmah diharamkannya babi. 

Mubaligh yang bertanya seperti itu, pun dengan pengikut-pengikutnya yang memakan babi, seharusnya juga tahu bahawa babi juga haram dalam Injil. Dr Zakir Naik menjelaskan, larangan makan babi disenaraikan dalam kitab Imamat 11: 7-8, kitab Ulangan 14: 8 dan kitab Yesaya 65: 2-5.

Jadi jika diharamkan untuk apa babi diciptakan? Di antara hikmah penciptaan babi adalah:


1. Untuk menguji manusia

Babi yang diharamkan sebenarnya merupakan ujian untuk manusia seberapa ia patuh kepada Sang Pencipta. Manusia yang memakannya, maka ia tidak lulus dalam ujian itu. Manusia yang berpegang teguh pada larangan Allah dengan tidak memakannya, maka ia lulus dalam ujian itu.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

"Dialah (Allah) yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kalian siapakah di antara kalian yang paling baik amalnya." (QS. Al Mulk: 2)

2. Sarana meneguhkan manusia sebagai khalifatullah

Manusia adalah khalifatullah fil ardh yang bertugas memakmurkan bumi. Banyak haiwan yang dikira tidak mempunyai manfaat ternyata membuat manusia menjadi kreatif dan berdaya. Termasuk babi. Dengan adanya babi, manusia boleh mengetahui tentang pelbagai (bibit) penyakit yang dibawa binatang itu dan dicabar untuk meneliti ubatnya.

Seperti diketahui, babi mengandung cacing pita bahkan merupakan carier virus selesema babi (swine influenza).


3. Sebagai pelajaran agar tidak menjadi sepertinya

Babi dikenali sebagai binatang yang malas, jorok dan rakus. Begitu joroknya babi, ia sampai memakan kotorannya sendiri. Bahkan, makanan yang akan ia makan kadang-kadang dikencing dulu sebelum dilahap.

Rakusnya babi boleh dilihat dari makanan apapun yang ada di depannya akan dilahap. Sampah dan kotoran pun dilahap. Bahkan demi memuaskan kerakusannya, makanan yang telah memenuhi perutnya dimuntahkan kemudian dimakannya kembali.

Adanya babi selayaknya mengingatkan manusia agar tidak malas, tidak jorok dan tidak rakus.

Allah Subhanahu wa Ta'ala menggunakan babi sebagai lambang keburukan. Bahkan, ada kaum terdahulu yang dikutuk menjadi babi kerana perbuatan buruknya.

قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ أُولَئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ

Katakanlah (Muhammad), "Apakah aku akan memberitahu kepada kamu tentang orang yang lebih buruk balasannya di dari (orang fasik) di sisi Allah? Yaitu, orang yang dilaknat dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang ) menyembah thaghut. " Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. (QS. Al Maidah: 60)

Wallahu a'lam bissawab. [Muchlisin BK / Tarbiyah.net]

MESATOLOMIA,FOREX, TRADING, HEALTH, 

Kenapa Terkadang Ingat Sesuatu Ketika Solat? Begini Penjelasannya

Kenapa Terkadang Ingat Sesuatu Ketika Solat

Suatu ketika dalam sebuah perbincangan, tercetus satu kenyataan. "Kalau lupa sesuatu, kamu solat saja! Nanti pasti ingat kembali. "

Memang ada beberapa orang yang teringat kembali terhadap kejadian-kejadian yang telah terlupa, justru ketika mereka sedang melakukan solat.

Ingat belum bayar hutang kepada si ibu anu, ingat ansuran periuk hingga ingat mantan si doi yang baru saja diperistri orang. Dan pelbagai ingatan demi ingatan lain, yang muncul justru ketika solat. Lalu kenapa ketika sedang solat kita seringkali teringat sesuatu hal?

Suatu ketika, imam abu Hanifah memberikan fatwa kepada orang yang lupa di mana ia menyembunyikan hartanya.

Abu Hanifah memberikan kesimpulan untuk menjawab orang yang bertanya kepada beliau, bahawa dirinya telah menanam hartanya. Sementara dia lupa, di mana dia menanam hartanya. Abu Hanifah menasihatkan agar orang ini solat dan berusaha untuk khusyuk, dan tidak memikirkan dunia apapun. Orang inipun mengikuti nasihatnya Abu Hanifah, dan dia ingat tempat dia menanam hartanya seketika itu juga. (Tanwir al-Hawalik, hlm. 69).

Dengan melakukan solat, harta yang lupa disembunyikan di mana, seketika teringat kembali. Tapi ternyata ingatan yang kembali itu merupakan usaha syaitan untuk mencederakan solat kita.

Syaitan mengingatkan ingatan yang terlupa ketika kita solat. Khanzab adalah syaitan pakar pengganggu solat.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu' alaihi wa sallam bersabda,

Ketika azan dikumandangkan, setan menjauh sambil terkentut-kentut, sehingga tidak mendengar azan. Setelah azan selesai, dia datang lagi. Ketika iqamat dikumandangkan, dia pergi. Setelah selesai iqamat, dia balik lagi, lalu membisikkan dalam hati orang yang solat: ingat A, ingat B, mengingatkan sesuatu yang tidak terlintas dalam ingatan. Hingga dia lupa berapa jumlah rakaat yang dia kerjakan. (HR. Ahmad 8361, Bukhari 608, Muslim 885 dan yang lain).

Ketika kita sedang solat, dan teringat akan hal duniawi. Ketahuilah bahawa syaitan tengah memperdaya kita agar solat kita kosong, hampa makna dan rosak kualitinya.

Utsman bin Affan pernah bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, setan telah mengganggu shalat dan bacaanku." Beliau bersabda, "Itulah syaitan yang disebut dengan 'Khanzab', jika engkau merasakan kehadirannya maka bacalah ta'awudz kepada Allah dan meludah kecillah ke arah kiri tiga kali. "(HR. Ahmad).

Jadi, ketika anda mengingat sesuatu perkara selain urusan perihal solat, ketahuilah bahawa Khanzab tengah menggoda.

"Kerana Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalan yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat) "(Qs.Al A'raf: 16-17).

Wallahu a'lam.

Merasakan Waktu Terasa Singkat? Ini Bukti Ilmiahnya


Pernahkah anda merasa bahawa waktu berjalan singkat? Ya, hal ini terlihat dari banyaknya aktivitas yang terabaikan. Padahal, jumlah waktu dalam sehari semalam sama saja. Tetapi, putarannya terasa cepat.

Jika kita meneliti pada salah satu riwayat, dikatakan bahwa salah satu tanda akhir zaman ialah singkatnya waktu. Sebagaimana hal ini diungkapkan dari Anas bin Malik, Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak akan terjadi kiamat sehingga waktu terasa pendek, maka setahun dirasakan seperti sebulan, sebulan dirasakan seperti seminggu, seminggu dirasakan seperti sehari, sehari dirasakan seperti satu jam dan satu jam dirasakan seperti satu kilatan api, "(HR. Tirmizi).

Ternyata, waktu yang terasa begitu singkat ini memanglah benar adanya. Bukan hanya suatu perasaan saja. Sebab, ada kebenaran sains yang membuktikannya.

Dikatakan oleh Harun Yahya bahwa terdapat kekerapan dasar yang berawal dari getaran semula jadi antara permukaan bumi dan ionosfer konduktif. Kekerapan dasar ini dikenali dengan degupan jantung dunia, dan diketahui sebagai resonans Schumann. Teori resonans Schumann ini ditemui oleh ahli fisika yang berasal dari Jerman, yaitu Winfried R. Schumann di tahun 1952. Melalui teori tersebut, alam serta segala bentuk kehidupan dan kesan yang dimilikinya dapat terjaga dan diukur secara terus menerus.

Kaitannya antara waktu yang begitu cepat dan singkat dengan teori ilmiah tersebut adalah ketika diketahui, mengenai bahwa percepatan yang mengalami perubahan dari bumi ini melalui teori tersebut. Perubahan yang diperoleh melalui laporan dari resonans Schumann, setiap tahunnya ternyata kekerapan yang terdpat di sana menunjukkan bahwa waktu berjalan semakin cepat dan singkat dalam perubahannya. Walaupun waktu tetap berjalan 24 jam selama 1 hari waktu bumi. Akan tetapi, waktu tersebut justru terasa seperti 16 jam dalam 1 sehari atau bahkan terasa kurang dari itu.

Walaupun teori tersebut sudah membuktikan bahwa waktu berjalan semakin cepat dan singkat, tetapi pada dasarnya ilmu pengetahuan pada masa ini belum mampu menjelaskan mengapa kekerapan tersebut mengalami perubahan yang begitu ketara.

Begini 9 Tipu Daya Dajjal yang Perlu Kamu Ketahui


Beberapa tanda akhir zaman salah satunya adalah kemunculan Dajjal. Dajjal merupakan fitnah terdahsyat dalam sejarah umat manusia. Bagaimana tidak? Jika dengan dukun-dukun dan tukang sulap saja manusia sangat terkagum kagum, dengan kyai yang sedikit mempunyai karomah saja manusia bersedia taat dan mengabdi, maka bagaimana lagi dengan Dajjal yang mempunyai kesaktian luar biasa seperti Tuhan. Maka jauh-jauh hari Rasulullah SAW telah memberi himbauan kepada kita agar jangan terkejut dan tertipu dengan kesaktian Dajjal antara lain:


1. Dapat Membawa Air dan Api

Dari Uqbah bin Amr berkata pada Hudzaifah tidakkah anda ceritakan kepada kami apa yang anda dengar dari Rasulullah SAW. Judzaifah berkata, "Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Jika keluar Dajjal membawa air dan api, adapun yang dilihat orang-orang itu api maka sesungguhnya itulah air yang sejuk. Sedangkan yang dilihat oleh orang-orang itu air yang sejuk, maka itulah api yang membakar. Maka barangsiapa mendapatinya hendaklah masuk pada yang dilihatnya berupa api sebab sebenarnya itu adalah air tawar yang dingin, "(HR. Bukhari Muslim dalam Alu'lu wal Marjan II No. 1856).

2. Menyembuhkan Buta, Penyakit Belang dan Sopak

"Dia (Dajjal) mampu menyembuhkan kebutaan, dan penyakit belang-belang," (HR. Muslim).

3. Mengaku Nabi Lalu Mengaku Tuhan

Kemudian ia (Dajjal) berkata setelah itu, "Sesungguhnya aku seorang nabi!" Lalu bergetarlah semua yang berakal dan mereka pun pergi meninggalkannya. Lalu ia tinggal selepas itu dan berkata, "Aku adalah Allah!" Maka matanya menjadi tertutup, telinganya terpotong dan tertulis di antara kedua matanya kafir, yang terbaca oleh segenap mukmin yang mampu menulis dan yang tidak mampu menulis, "(HR. Muslim).

Dari Abu Umamah Al Bahili Rasulullah SAW bersabda, "Di awal kemunculannya, ia berkata: 'Aku adalah Nabi. Padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata:' Aku adalah Rabb kalian, 'padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati. "(HR Ibnu Majjah. II / 512-516)


4. Menurunkan Hujan

"Bersama-sama Dajjal Allah akan mengutus syaitan-syaitan yang mengajak berbicara pada manusia. Ia membawa fitnah besar dengan memerintahkan langit untuk menurunkan hujan. Hujanpun turun dalam penglihatan manusia. Ia membunuh dan kemudian menghidupkan kembali dalam penglihatan seseorang kemudian menghidupkannya kembali dalam penglihatan manusia yang tidak mungkin ditandingi orang lain, "(HR. Imam Ahmad)

5. Menyuburkan Tanah

An Nawas bin Sam’an RA berkata, “Bahwa pada suatu pagi Rasulullah SAW menceritakan tentang Dajjal. Kami bertanya, ‘Ya Rasulullah bagaimana kecepatan Dajjal berjalan di muka bumi?’ Nabi menjawab, ‘Seperti mendung yang diterpa angin, maka dia pergi mendatangi suatu kaum dan mengajak mereka untuk mengimaninya lalu dengan segera kaum itu percaya lalu ia menyeru langit untuk segera menurunkan hujan lalu tanaman-tanaman segera tumbuh subur dan mereka mengembala ternaknya yang banyak susunya dan gemuk-gemuk. Kemudian ia mendatangi kaum lainnya lalu mengajak mereka untuk mengimaninya namun kaum itu menolak ajaknnya, lalu ditinggalkannya kaum itu oleh Dajjal. Mendadak daerah itu menjadi kering dan gersang tidak ada sedikitpun dari kekayaan alam mereka yang tertinggal’,” (HR. Muslim).

6. Memiliki Bukit Roti

Al Mughirah bin Sjub’ah RA berkata, ‘Seseorang bertanya kepada Nabi tentang Dajjal lalu Nabi SAW bersabda kepadaku, ‘Apa kepentinganmu?’ Aku menjawab, “Orang-orang berkata bahwa Dajjal mempunyai bukit roti dan sungai air?” Lalu Nabi menjawab, “Itu sangat remeh bagi Allah,” (HR. Bukhari Muslim).

7. Menghidupkan Manusia yang Dibunuhnya

Dari Abu Sa’I Al-Khudri RA berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Pada waktu keluarnya Dajjal ada seorang dari kaum mukmin yang (dengan beraninya) pergi menemui Dajjal lalu ia disambut oleh pengawal Dajjal dan ditanyakan, ‘Hendak kemana engkau?’ Ia menjawab, ‘Saya ingin menemui orang yang baru saja keluar (Dajjal).’ Lalu mereka bertanya, ‘Apakah kamu belum percaya kepada Tuhan kami?’ Orang mukmin itu menjawab, ‘Tuhan kami tidak samar.’

Maka berkatalah pengawal Dajjal, ‘Bunuhlah dia.’ Tapi sebagian pengawal mereka mengatakan, ‘Jangan, Tuhan kami melarang membuinuh seseorang melainkan dengan perintahnya.’ Maka dibawalah mukmin tersebut menghadap pada Dajjal.

Maka ketika orang mukmin itu melihat Dajjal ia berkata, ‘Hai sekalian manusia, inilah Dajjal yang telah disebut oleh Rasulullah SA.’ Maka segera Dajjal menyuruh merebahkan mukmin tersebut dan diperintahkan dikupas kulit dan dipukuli punggung dan perutnya. Lalu Dajjal bertanya, ‘Apakah engkau tetap tidak percaya kepada kami?’

Mukmin itu menjawab, ‘Engkaulah Al-Masih pendusta.’ Maka Dajjal memerintahkan mukmin itu digergaji badannya dari kepalanya hingga ke kakinya menjadi dua bagian lalu Dajjal berjalan di tengah kedua badannya. Lalu Dajjal memerintahkan,”Bangunlah!” Maka bangunlah orang mukmin itu (seperti sediakala).

Lalu Dajjal kembali bertanya, ‘Apakah kamu belum percaya kepadaku?’ Mukmin itu menjawab, ‘Tidak berkurang keyakinanku bahwa engkaulah Dajjal bahkan bertambah yakin.” Kemudian orang mukmin itu berkata, ‘Hai sekalian manusia ia (Dajjal) tidak dapat berbuat demkian lagi kepada seorangpun.’

Maka Dajjal berusaha membunuh lagi orang mukmin tersebut namun Allah telah meletakkan di antara leher hingga belakang orang itu seolah-olah tembaga sehingga tidak dapat disembelihnya. Mereka menyangka ia dilempar ke dalam neraka padahal dilempar ke surga. Kemudian Nabi SAW bersabda, “Itulah manusia yang paling besar kesaksiannya (syahid) di sisi Rabbul ‘Alamin,” (HR. Muslim).


8. Didukung Pasukan Jin

Dari Abdullah bin Amru bin Al Ash r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dajjal akan keluar pada umatku maka tinggal penjahat-penjahat manusia dalam kecepatan burung dan jiwa serigala yang tidak mengenal kebaikan dan tidak menolak kemungkaran. Hingga setan menyerupai mereka dan berkata kepada mereka, ‘Tidakkah kamu menyambut saya?’ Mereka menjawab, ‘Apakah yang kauperintahkan kepada kami dengan menyuruh kami menyembah berhala?” (HR. Muslim)

9. Menyiksa Orang Beriman

Dari Abu Said Al-Khudri RA. berkata, “Rasulullah SAW menceritakan kepada kami tentang Dajjal dengan cerita yang panjang dan diantaranya disabdakan, “Dajjal akan datang dan haram atasnya untuk memasuki kota Madinah, sehingga ia berada di luar batas kotadi dataran yang luas, lalu ada seorang mukmin yang terbaik dari semua orang datang kepada Dajjal dan berkata, “Aku bersaksi bahwa Andalah Dajjal yang telah diceritakan Nabi SAW.”

Lalu Dajjal berkata, “Bagaimana jika saya bunuh orang ini lalu saya hidupkan kembali apakah kalian ragu tentang aku?” Jawab mereka, “Tidak. Lalu dibunuhlah orang itu dan dihidupkan kembali, maka orang mukmin itu berkata, “Demi Allah kini aku makin yakin tentang dirimu bahwa Andalah Dajjal”. Maka Dajjal berkata, ”Apakah aku bunuh saja lagi?” Namun Allah tidak mengijinkan sehingga Dajjal tidak dapat membunuhnya.” (H.R. Bukhari Muslim dalam Alu’lu wal Marjan II no. 1858).

sumber